UN 2013 : Mendikbud Ragu Soal UN Bocor

dtc 6

Mendikbud M Nuh (JIBI/SOLOPOS/Dok)

JAKARTA – Mendikbud M Nuh menepis soal ujian nasional (UN) bocor. Bahkan, Mendikbud meragukan adanya soal UN bocor baik tingkat SMA dan SMP.

“Saya ragukan hal itu, karena ada 30 macam kombinasi soal,” kata Nuh di Shangri-La Hotel Surabaya, Sabtu (27/4/2013).

Lagipula, lanjut Nuh, kunci jawaban UN yang asli masih aman, belum diserahkan untuk proses pencocokan.

“Nanti setelah scanning kelar semua, baru kunci jawaban UN diserahkan untuk proses pencocokan,” pungkas dia.

Karena itu, Nuh mengimbau para siswa jauh sejak sebelum pelaksanaan UN agar lebih percaya diri dan fokus dengan kewajibannya.

“30 kombinasi soal, ada kode masing-masing. Kalau sampai beredar kunci jawaban, itu ngarang kan? Itu kenapa kami buat 30 kombinasi soal, supaya anak didik kita terfokus untuk mengerjakan soal, bukan ke yang lainnya,” jelas Nuh.

6 Komentar untuk “UN 2013 : Mendikbud Ragu Soal UN Bocor”

  1. di sekolah anak saya juga kunci jawaban un beredar di kelompok anak tertentu. pengawas juga tahu tapi pura-pura tidak melihat.

  2. Mendikbud yth, ini kenyataan di sekolah kami dan sekolah2 lain. Anak2 mendapat kunci jawaban yg cocok dg soal. Setelah pekerjaan salah seorang siswa yg paling bodoh saya koreksi ternyata nilai matematikanya minimal dpt 9,5, kalo 2 soal yg tidak tandai ternyata dijawab benar maka nilainya 10. Sedangkan anak yg pandai cm dpt 8,75. Sebagai buktinya, kunci jawaban yg beredar sdh tak kirim ke email kemdikbud.

  3. gimana nggak tambah rusak negara ini.
    kkn merajalela. sampai kunci jawaban pun bocor. bocor disebabkan sogokan… hadew.. bejat lama2

  4. haduh, ngarang gimana bapak ini, orang itu kenyataan ….! kalau un 2013 bocor, kenapa bapak ini terus menyangkal.

  5. di sekolah gue aja banyak yg dapet. tembus lagi. hadehhhh

  6. Taupiq Rahman

    Bukan ngarang pak mendikbud, di sumsel tepatnya dikabupaten empat lawang banyak beredar kunci jawaban…!

Syarat dan Ketentuan:
  • Tulisan singkat, padat, Sopan
  • Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  • Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.
  • (required)

    A- A A+