PERAMPOKAN EMAS WONOGIRI : Kejar Pelaku, Polisi Wonogiri Koordinasi dengan Polres Pacitan

Ayu Abriyani KP/JIBI/SOLOPOS 0

Pengamanan toko emas dua putra jaya di Giritontro, Wonogiri, Senin (10/6/2013). (JIBI/SOLOPOS/Ayu Abriyani KP)

WONOGIRI – Pihak kepolisian masih menyelidiki sejumlah temuan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pencarian selama satu hari terakhir dalam kasus perampokan toko emas Dua Putra Jaya di Giritontro, Wonogiri, Senin (10/6/2013).

Meski ada perkembangan, pihak kepolisian belum bisa berkomentar banyak.

Kapolres Wonogiri, AKBP Tanti Septiyani, mengatakan telah mengantongi identitas pelaku namun tidak bisa disampaikan secara detail.

“Saat ini masih dalam penyelidikan. Semua saksi juga belum selesai dimintai keterangan. Korban juga masih sulit dimintai keterangan karena masih seperti orang bingung,” katanya kepada wartawan, Selasa (11/6/2013).

Ia menambahkan satu dari dua sepeda motor yang sempat tercatat nomor polisinya juga sudah terlacak. Namun, hal itu masih dalam tahap penyelidikan sehingga belum bisa dibeberkan siapa pemiliknya.

“Sepeda motor akan kita tarik sebagai barang bukti tetapi belum bisa kami sampaikan identitas pemiliknya,” ujarnya.

Di sisi lain, Tanti mengimbau untuk memasang kamera pengintai atau CCTV di setiap toko emas. Sebab, lanjut dia, pengawasannya akan lebih mudah. “Kami upayakan untuk sering diawasi saat jam buka dan jam tutup,” imbuhnya.

Kasubbag Humas Polres Wonogiri, AKP Siti Aminah, menambahkan Polres juga berkoordinasi dengan Polres Pacitan karena pelaku diduga melarikan diri ke arah timur yakni Kabupaten Pacitan.

“Kami juga menekankan pengamanan melalui Babinkamtibmas [Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat] di wilayah itu. Selain itu, bagi toko emas bisa menambah bantuan pengamanan kepada Polres,” imbuhnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Wonogiri AKP Priyo Utomo, mengatakan kasus perampokan tersebut masih dikembangkan dan pelaku masih dalam pencarian. “Kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Kami juga di back up dari Polda Jawa Tengah,” katanya saat dihubungi Solopos.com, Selasa.

Menurutnya, hasil pengecekan selongsong peluru dan proyektil juga belum ada sehingga belum diketahui jenis senjata yang digunakan para pelaku. “Saat ini belum ada hasilnya, selongsong dan proyektil masih diteliti,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, perampokan terjadi di toko emas Dua Putra Jaya di terminal nonbus di wilayah Giribelah, Kecamatan Giritontro, Senin. Perhiasan yang dicuri seberat 10 kilogram dengan kerugian ditaksir Rp2 miliar. Toko emas tersebut milik Kusnan, 41, warga Dusun Tanggung RT 001/RW 005 Desa Giritontro, Kecamatan Giritontro, Wonogiri.

Perampok berjumlah empat orang dan semua membawa senjata laras pendek atau pistol. Di lokasi kejadian ditemukan lima buah selongsong dan satu proyektil. Saat ini, barang bukti tersebut masih diteliti untuk mengetahui jenis senjata yang digunakan para pelaku.

Syarat dan Ketentuan:
  • Tulisan singkat, padat, Sopan
  • Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  • Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.
  • (required)

    A- A A+