ELPIJI LANGKA : Harga Eceran Elpiji di Solo Naik

Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/SOLOPOS 2

Ilustrasi elpiji (JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha)

SOLO – Harga jual elpiji baik 3 kilogram maupun 12 kilogram di tingkat konsumen dan pengecer di Kota Solo dan sekitarnya mulai mengalami peningkatan, seiring kelangkaan pasokan elpiji 3 kilogram.

Harga jual elpiji 3 kilogram rata-rata naik Rp500 hingga Rp1.000 per tabung. Sementara elpiji 12 kilogram naik hingga Rp7.000 per tabung, dari kisaran harga Rp73.000 per tabung menjadi Rp80.000 per tabung.

Menurut salah satu pemilik warung makan di Jl Kebangkitan Nasional, Sriwedari, Fitrianita, kelangkaan elpiji 3 kilogram makin menjadi. Dia semakin kesulitan mendapatkan elpiji 3 kilogram. Akhirnya, untuk melangsungkan usaha warung makannya, diapun beralih ke elpiji 12 kilogram. Tetapi, harganya sudah melambung hingga Rp80.000 per tabung.

“Hari ini saya sudah cari elpiji 3 kilogram di mana-mana habis semua. Kemarin masih bisa dapat satu tabung, sekarang nihil. Terpaksa saya beli yang 12 kilogram tapi harganya sudah Rp80.000 per tabung,” kata Fitrianita, saat ditemui Solopos.com, di lokasi usahanya, Sabtu (11/5/2013).

Baginya, kenaikan harga elpiji 12 kilogram ini cukup menjadi beban usaha. Karena menurutnya, pemakaian elpiji 3 kilogram dengan harga normal Rp14.000 atau Rp15.000 per tabung jauh lebih hemat.

Salah seorang warga Kadipiro, Dyah Supono juga mengeluhkan kenaikan harga elpiji 3 kilogram yang sudah terjadi sejak pekan lalu. “Sudah sekitar dua hari ini harga elpiji 3 kg naik, dari Rp15.000 per tabung menjadi Rp15.500 per tabung,” kata Dyah. Dari informasi yang dia peroleh dari kalangan pengecer, kenaikan harga elpiji 3 kilogram ini disebabkan karena seretnya pasokan elpiji 3 kilogram.

Kabid Elpiji 3 Kilogram Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Solo, Budi Prasetyo, menyampaikan harga jual di tingkat eceran sudah bukan lagi menjadi wilayah pantauan distribusi Hiswana Migas. Tapi, menurutnya harga jual dari agen sampai saat ini tetap Rp12.750 per tabung sesuai dengan aturan pemerintah.

Budi menyampaikan awal pekan ini pihaknya akan melakukan pemantauan ke sejumlah titik distribusi yang ada di daerah-daerah, untuk mengetahui kondisi lapangan. Pihaknya pun mengakui, keluhan kelangkaan elpiji 3 kilogram tidak hanya terjadi di Solo, tetapi di daerah-daerah seperti Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar dan Sragen.

2 Komentar untuk “ELPIJI LANGKA : Harga Eceran Elpiji di Solo Naik”

  1. kepada pihak terkait tolong segera ambil tindakan soal kelangkaan gas elpiji.

  2. Orang susah tmbh susah kalo kaya gini…!cari gas gak ada kemana2. Hiswana dan pemerintah mana tanggung jawabmu.

Syarat dan Ketentuan:
  • Tulisan singkat, padat, Sopan
  • Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  • Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.
  • (required)

    A- A A+