BBWSBS & DPU Solo Usulkan Peningkatan Kapasitas Bengawan Solo

Tri Indriawati/JIBI/SOLOPOS 0

SOLO – Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengusulkan peningkatan kapasitas Sungai Bengawan Solo yang akan menelan anggaran Rp100 miliar hingga Rp150 miliar. Usulan tersebut disampaikan Kepala BBWSBS, Yudi Pratondo, kepada anggota Komisi V DPR RI ketika mengunjungi Pintu Air Demangan, Sangkrah, Pasar Kliwon Solo, Senin (15/4/2013).

Yudi menerangkan peningkatan kapasitas Sungai Bengawan Solo sangat penting dilakukan untuk mencegah banjir. Peningkatan kapasitas tersebut dapat dilakukan dengan peninggian talut Sungai Bengawan Solo.

“Selama ini Bengawan Solo kan menampung kiriman air dari berbagai sungai, jadi jika talut tidak ditinggikan saya khawatir air akan meluap,” terang dia kepada wartawan.

Selain itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo, Agus Djoko Witiarso, juga meminta penambahan tiga buah pompa air berkapasitas 3.000 liter per detik di Pintu Air Demangan. Selama ini, Pintu Air Demangan memiliki enam buah pompa air dengan kapasitas total kapasitas 12.000 liter per detik.

Agus menyatakan tiga buah pompa air yang tersedia di tempat itu sudah cukup tua, sehingga harus segera diganti. “Tiga pompa itu masing-masing kapasitasnya hanya 1.000, jadi kalau diganti yang 3.000, kapasitas total akan menjadi 18.000 liter per detik. Akan lebih efektif untuk menanggulangi luapan air di Kali Pepe,” urai Agus.

Anggota Komisi V DPR RI, Sudjadi, menyarankan agar menggunakan pompa berkapasitas 6.000 liter per detik, namun DPU dan BBWSBS kurang setuju. Menurut mereka, pompa air berkapasitas 3.000 liter per detik lebih efisien untuk menghalau luapan air di Kali Pepe yang naik secara perlahan.

Agus juga mengusulkan penggeseran Pintu Air Demangan ke arah timur, tapi usulan itu dinilai kurang efisien oleh Komisi V DPR RI. “Sementara yang paling memungkinkan ya penambahan kapasitas pompa air dan peninggian talut itu tadi,” ujar Sudjadi.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, berjanji siap mendukung seluruh usulan itu untuk dibahas dalam rapat anggaran DPR RI.

Syarat dan Ketentuan:
  • Tulisan singkat, padat, Sopan
  • Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  • Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.
  • (required)

    A- A A+