TARIF TIKET NAIK, Pengunjung Cokro Tulung Kecewa

Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS 4

EMBER TUMPAH -- Para pengunjung menikmati wahana ember tumpah di Objek Wisata Mata Air Cokro (OMAC) Tulung, Klaten, Sabtu (24/3/2012).(Espos/Moh Khodiq Duhri)

KLATEN--Sejumlah pengunjung Objek Wisata Mata Air Cokro (OMAC) Tulung, Klaten, mengaku kecewa adanya kenaikan tarif tiket masuk objek wisata yang mencapai Rp11.500/orang. Sebelumnya, tarif masuk OMAC senilai Rp6.000/orang.

Mereka menilai, tarif senilai Rp11.500/orang itu tidak sepadan dengan wahana yang bisa mereka nikmati selama berada di OMAC. “Terus terang kami penasaran setelah melihat baliho berisi promosi OMAC yang terpasang di Jl Jogja-Solo. Untuk itu, kami mengajak keluarga ke sini guna melihatnya langsung,” tutur Nuning, 35, seorang pengunjung yang datang bersama empat orang keluarganya dari Bantul saat ditemui Solopos.com di lokasi.

Nuning menilai, tarif tiket senilai Rp11.500/orang itu relatif mahal untuk objek wisata seperti OMAC. Ini merupakan kunjungan pertamanya di OMAC. Biasanya dia memilih Grand Puri Water Park Bantul sebagai tempat berlibur bersama keluarganya. “Kalau di Water Park Bantul tarifnya memang lebih mahal daripada di OMAC. Tetapi kami di sana bisa puas karena ada berbagai macam wahana air. Kalau di sini saya merasa kurang puas. Wahananya masih minim untuk tarif tiket senilai Rp11.500/orang,”
kata Nuning.

Hal senada juga dikemukakan Angga, 18. Angga datang bersama teman-teman sekolahnya di Solo. Dia mengaku kaget saat mengetahui tarif masuk OMAC senilai Rp11.500/orang. Bahkan dia sempat berniat mengurungkan niat masuk OMAC karena tingginya tarif tiket masuk tersebut. Beruntung penjaga tiket menawarkan potongan harga sehingga dia bersama teman-temannya memutuskan untuk masuk OMAC. “Jadinya kami membeli karcis Rp15.000 untuk dua orang. Kalau kami harus membayar Rp11.500/orang, kami tidak mau,” kata Angga.

Kenaikan tarif masuk OMAC itu dilatarbelakangi turunnya Peraturan Daerah (Perda) No 19/2011 tentang Retribusi Jasa Usaha. Perda itu menyebutkan bahwa tarif masuk OMAC senilai Rp11.500/orang. Biaya itu sudah termasuk pajak dan asuransi yang dibebankan kepada tiap pengunjung OMAC.

“Penetapan tarif baru itu merupakan amanat Perda No 19/2011. Perda itu ditetapkan oleh DPRD Klaten. Kami tinggal menjalankan aturan itu,” ujar Kasubag Tata Usaha Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Klaten, Hari Suroso
saat dihubungi Solopos.com melalui telepon genggamnya.

4 Komentar untuk “TARIF TIKET NAIK, Pengunjung Cokro Tulung Kecewa”

  1. kecewa berattttt. lingkungan tdk terawat. yg jernih cma air di selokan, yg dikolam, wwwwhhh …. nyemplungin kakipun gak tega. sama balong sj kalah jauh.

  2. Slamet Riyadi

    Siebaiknya memang untuk tarif masuk ke wisata pemandian Cokro Tulung jangan 11.500, agar lebih banyak lagi masyarakat dapat menikmati, atau di buat great sesuai dengan usia, misal anak di bawah 5th 5000, remaja 6 – 16 th 6000, dewasa 7500, mudah2an ini cukup aspiratif.

  3. iya nih, anak2 sekolah jadi gak jadi kesana kalo ada kegiatan renang. anggarannya terlalu mahal.

  4. iyo kelarangen pakde…obyek wisata muk koyo ngono mlebu Rp 11500..

Syarat dan Ketentuan:
  • Tulisan singkat, padat, Sopan
  • Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  • Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.
  • (required)

    A- A A+