PPDB SOLO: Siswa Bisa Pilih Empat Sekolah

Eni/JIBI/SOLOPOS 4

ilustrasi (Espos/Burhan Aris Nugraha/dok)

ilustrasi (Espos/Burhan Aris Nugraha/dok)

SOLO–Setiap siswa yang akan mendaftar dengan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di Kota Solo bisa memilih empat sekolah. Pendaftaran PPDB di Kota Solo baik online maupun offline dijadwalkan 2-4 Juli.

Ketua PPDB Solo, Radik Karyanto, mengungkapkan PPDB online berlaku untuk jenjang SMP/MTs dan SMA/MA. Sedangkan untuk jenjang TK, SD/MI, SDLB, SMPLB, SMALB dan SMK digunakan sistem PPDB offline.

Pada sistem PPDB online, terangnya, setiap calon pendaftar bisa memilih empat sekolah yang terdiri atas dua sekolah negeri dan dua sekolah swasta. “Jenjang SMP misalnya, lulusan SD bisa memilih dua SMP/MTs negeri dan dua SMP/MTs swasta,” terangnya saat ditemui Solopos.com di kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo, Kamis (7/6/2012).

PPDB online, terangnya, adalah PPDB SMP/MTS dan SMA/MA secara transparan dan real time berbasis teknologi informasi. Sistem ini merupakan jaringan yang bisa diakses melalui short message service maupun Internet.

Sekretaris PPDB Solo, Budi Setiono, mengungkapkan sebagaimana tahun sebelumnya, tahun ini Pemkot Solo menggandeng Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dalam pelaksanaan PPDB online.

Radik menguraikan komponen penentu peringkat bagi pendaftar meliputi jumlah nilai Ujian Nasional (UN) murni ditambah nilai prestasi bagi yang memiliki. Bagi pendaftar lulusan tahun lalu, menggunakan nilai UN tahun lalu. Setiap SMP/MTs dan SMA/MA peserta PPDB online mengumumkan daya tampung siswa yang akan diterima dan jumlah kelas yang disediakan, pada saat permulaan pendaftaran.

Dokumen yang dibutuhkan saat pendaftaran, terangnya, meliputi Surat Keterangan Hasil UN (SKHUN) dan fotokopinya yang telah disahkan kepala sekolah atau ijazah/surat keterangan lulus dan fotokopinya yang telah disahkan kepala sekolah, dokumen nilai konversi prestasi, pas foto ukuran 3×4 sebanyak tiga lembar.

“Bagi calon siswa dari dalam Kota Solo harus menyerahkan fotokopi kartu keluarga yang dilagalisir oleh kepala kelurahan setempat rangkap dua dengan menunjukkan dokumen aslinya,” jelasnya.

Proses penentuan pendaftar yang diterima pada sekolah yang menjadi pilihan pertama, ungkapnya, nilai seluruh pendaftar disusun peringkatnya. Pendaftar yang diterima adalah pendaftar yang masuk dalam peringkat sesuai kapasitas sekolah yang bersangkutan.

Pendaftar yang tidak masuk dalam peringkat pendaftar yang diterima pada sekolah pilihan pertama, otomatis dialihkan ke sekolah pilihan kedua dan akan digabung dengan pendaftar yang memilih sekolah tersebut sebagai pilihan pertama. Proses ini berjalan secara otomatis melalui sistem pengolah data sampai pilihan keempat dan dapat dipantau melalui teknologi online.

Pelaksanaan PPDB online, imbuhnya, bertujuan memperlancar proses PPDB, memberikan pelayanan kepada masyarakat secara transparan, objektif, memenuhi rasa keadilan dan akuntabel.

Jadwal PPDB Online dan Offline

Pendaftaran                 : 2-4 Juli
Waktu                       : 08.00-14.00 WIB
Pengumuman                  : 6 Juli
Pendaftaran ulang           : 9-10 Juli
Hari pertama masuk sekolah       : 16 Juli

Akses Informasi PPDB Online
-        www.ppdbsolo.net
-        SMS ke nomor 3011 (pengguna Indosat)
-        SMS ke nomor 085641735588 (selain pengguna Indosat)

Jenis informasi yang dapat diakses
-        Informasi PPDB online: PPDBSOLO spasi INFO
-        Daya tampung siswa: PPDBSOLO spasi TAMPUNG spasi nama sekolah
-        Jumlah pendaftar: PPDBSOLO spasi DAFTAR spasi nama sekolah
-        Rentang nilai pendaftar: PPDBSOLO spasi RENTANG spasi nama sekolah
-        Peringkat Pendaftar: PPDBSOLO spasi PERINGKAT spasi nama sekolah spasi no pendaftaran
-        Pilihan pendaftar: PPDBSOLO spasi PILIHAN spasi no peserta
-        Pengumuman hasil seleksi: PPDBSOLO spasi no pendataran

Sumber: Disdikpora Solo

4 Komentar untuk “PPDB SOLO: Siswa Bisa Pilih Empat Sekolah”

  1. Galih Jati Arifin

    z

  2. SMP plus program yg bagus…aq mendukung tp untuk penyaluran kartu gold bnyk penyimpangan spt tetanggaq yg mendapatkan fasilitas gold…pdhal dia seorang pengusaha sukses.
    Ya maklum indonesia penuh penyimpangan…jd bukan hal baruu

  3. pecat oknum guru yg ngobyek seragam dan buku, biar kapok…

  4. agatha jumiati, sh mh

    Saya sangat berharap pejabat yang berwenang di solo bisa bersikap seperti halnya pejabat di wonogiri dan karanganyar yang secara tegas melarang sekolah melakukan pungutan dan penjualan seragam sekolah.Sudah saatnya komersialisasi dunia pendidikan dihentikan.

Syarat dan Ketentuan:
  • Tulisan singkat, padat, Sopan
  • Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  • Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.
  • (required)

    A- A A+