Perbaikan JALAN LINGKAR WONOSARI Bikin Pengguna Jalan Berang

Yodie Hardiyan/JIBI/Harian Jogja 0

PELEBARAN JALAN—Sejumlah pekerja tengah mengerjakan proyek pelebaran Jalan Wonosari-Baran sepanjang 8,5 km, selebar satu meter. Foto diambil di depan SMA 1 Rongkop, Gunungkidul, Rabu (18/4). (JIBI/Harian Jogja/Apriliana Susanti)

GUNUNGKIDUL—Proyek perbaikan Jalan Lingkar Wonosari, di Dusun Sumbermulyo, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul memicu antrean kendaraan bermotor, Kamis (19/4). Sejumlah pengguna kendaraan bermotor protes, karena pengerjaan proyek dianggap mengganggu.

Berdasarkan pantauan Harian Jogja, kemacetan itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Penyebabnya, truk dan sejumlah alat berat menghalangi badan jalan. Satu truk berhenti di satu sisi jalan beraspal yang seharusnya digunakan pengguna jalan untuk melintas.

Truk tersebut berhenti untuk menampung bahan galian jalan yang diangkut oleh backhoe. Sejumlah sepeda motor dapat melintas, namun antrean mobil mengular menunggu proses pengangkutan bahan galian jalan raya itu.

Aspal di satu sisi jalan lainnya sedang terkelupas. Jalan itu tidak bisa dilewati karena di atasnya terdapat backhoe serta kendaraan berat lain. Bunyi klakson pun sempat terdengar bersahutan.

Salah seorang pengendara mobil, Iwan Busyro, terlihat berang dan turun ke jalan untuk memprotes truk yang menghalangi . “Ayo maju truknya, jangan menutupi jalan seperti itu dong,” kata Iwan, Kamis (19/4).

Menurutnya, proyek perbaikan jalan itu tidak salah tapi jangan sampai mengganggu pengguna jalan. “Perbaikan boleh, tapi jangan menganggu,” katanya.

Pengemudi mobil lainnya, Fransiskus Tri mengatakan, seharusnya terdapat pengumuman jika jalan itu tidak dapat digunakan. (ali)

Syarat dan Ketentuan:
  • Tulisan singkat, padat, Sopan
  • Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  • Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.
  • (required)

    A- A A+