KASUS BENTROK GANDEKAN: Pengacara Posbakum PN Solo Tetap Dampingi Iwan Walet dan Mardi Sugeng

Rudi Hartono/JIBI/SOLOPOS 4

Iwan Walet (kanan) dan Mardi Sugeng (kiri) seusai menjalani persidangan perdana kasus bentrok Gandekan di Pengadilan Negeri, Solo, beberapa waktyu lalu. Terkait alasan keamanan persidangan keduanya bakal dilanjutkan di PN Semarang, namun mereka akan tetap didampingi tim pengacara dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Solo. (JIBI/SOLOPOS/Sunaryo Haryo Bayu)

SOLO – Empat orang pengacara dari pos bantuan hukum (Posbakum) Pengadilan Negeri (PN) Solo dipastikan kembali mendampingi Iwan Walet dan Mardi Sugeng, terdakwa kasus bentrok Gandekan dalam sidang lanjutan di PN Semarang. Sedianya sidang lanjutan dilaksanakan, Selasa (18/9/2012) pekan depan.

Berdasar informasi yang dihimpun Solopos.com keempat pengacara dari Posbakum PN Solo yang ditunjuk PN Semarang tidak ada yang diganti. Hal itu berarti empat pengacara dari Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) dan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Solo, yakni Moch Sutopo, Wandiyo Suprayitno, Badrus Zaman dan Wawan Ardiyanto, kembali harus mendampingi terdakwa dalam menjalani sidang demi sidang di PN Semarang mendatang.

Pejabat Humas PN Solo, Budhy Hertantiyo, ketika dimintai konfirmasi melalui telepon, Kamis (14/9/2012), menyampaikan surat pemberitahuan tentang PN Semarang yang kembali menunjuk pengacara Posbakum PN Solo sebagai penasihat hukum telah ia terima, Kamis (14/9/2012). Setelah menerima pemberitahuan itu ia memberitahukannya kepada keempat pengacara melalui lembaga advokat mereka masing-masing. “Benar, PN Semarang kembali menunjuk keempat pengacara itu. Sidang pertama yang digelar di PN Semarang dijadwalkan akan digelar Selasa pekan depan,” urai Budhy.

Sementara itu, Badrus Zaman, salah satu pengacara dari Peradi yang mendampingi para terdakwa, membenarkan hal tersebut. Ia menyatakan siap mencurahkan segala tenaga dan kemampuan untuk mendampingi terdakwa Iwan Walet dan Mardi Sugeng meski tanpa adanya kompensasi materi.

4 Komentar untuk “KASUS BENTROK GANDEKAN: Pengacara Posbakum PN Solo Tetap Dampingi Iwan Walet dan Mardi Sugeng”

  1. Banyak cara untuk mabuk kuda lumping tanpa alkohol juga mabuk dengan segelas mantra , orang sombong dan congkak mabuk dengan segelas pujian, orang munafik dan merasa benar sendiri mabuk dengan segelas dalil

  2. @john lentho : ….hahahah….kamu pasti tukang mabuk & judi ya…jadi merasa keganggu……dasar dodol

    • @ha ngabeh i kui artine kemaruk.
      Yg namanya menegakkn syariat it tdk hrs pake kekerasan bro!lapor polisi ae lah!wanine grudak gruduk!
      Aku yo islam,tp ra seneng cara koyo ngono kui!
      Islam kui rahmatan lil allamin dudu bar bar!

  3. bubarkan fpi!
    Bikin resah masyarakat!
    Solo aman damai tanpa ormas2 garis keras!

Syarat dan Ketentuan:
  • Tulisan singkat, padat, Sopan
  • Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  • Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.
  • (required)

    A- A A+